Ichigo adalah seorang remaja berusia 15 tahun yang senantiasa mencoba untuk menjadi berbeda dan anti-sosial. Itulah alasan mengapa ia selalu tampak bersungut-sungut. Akan tetapi, seiring berjalannya cerita, dibalik penampilan dan sikapnya yang kasar, ia menjadi semakin baik hati dan pandai. Rambut oranye Ichigo adalah warna alami, dan hal ini menyebabkan ia selalu diganggu dan diajak bertengkar oleh para kakak kelasnya di sekolah. [1] Ichigo menyatakan bahwa ia tidak peduli akan apa yang orang lain pikirkan (tentang warna rambut ataupun hal lainnya) dan tampaknya menyukai bertengkar dengan para penggencetnya.
Ichigo juga adalah seorang pelajar yang berbakat, ia menempati peringkat ke-23 dari 322 pelajar di sekolahnya.[2] Ichigo selalu belajar dengan teratur dan tidak pernah mengabaikan tugas-tugas sekolahnya, hanya karena ia tidak memiliki pekerjaan lainnya yang lebih menyenangkan di rumah. Lambat laun, terungkap dalam cerita bahwa Ichigo bekerja keras hanya karena ia ingin membuat para guru-gurunya yang selalu mengasosiasikan dirinya yang berambut oranye dan sering bertengkar sadar bahwa sebenarnya ia adalah pelajar yang baik.
Ichigo memiliki kemampuan aneh untuk melihat arwah, yang disebabkan oleh kekuatan spiritual yang selalu ia miliki. Setelah bertemu dengan Rukia Kuchiki, kekuatan spiritual Ichigo yang tadinya terkunci menjadi terbuka, dan ia mengeluarkan kekuatan spiritual yang amat besar, yang bahkan dirinyapun tidak dapat mengendalikannya. Oleh karena kekuatan spiritual yang amat besar inilah, teman-teman Ichigo yang tadinya normal, tiba-tiba jadi memiliki kekuatan spiritual juga, dikarenakan kedekatan mereka dengan Ichigo. Teman-teman Ichigo yang selalu ter-ekspos energi spiritual Ichigo menjadi sadar secara spiritual, bahkan masing-masing jadi memiliki kekuatan unik sendiri-sendiri.
Ichigo tinggal bersama ayahnya, Isshin Kurosaki dan dua adik perempuannya, Yuzu dan Karin. Ayahnya memiliki sebuah klinik kecil di rumah mereka, dan seluruh anggota keluarga Kurosaki bekerja disana. Ayah Ichigo digambarkan sebagai seorang ayah yang lucu dan komikal, walaupun seringkali menantang Ichigo dengan serangan-serangan fisik dan mengomelinya apabila terlambat saat makan malam. Sedangkan kedua adik perempuan Ichigo memiliki kemampuan melihat arwah, walaupun kemampuan mereka tidak setingkat Ichigo. Mereka juga lebih 'normal' dibanding ayah mereka.
Ichigo menyukai cokelat dan makanan pedas. Selebritis favoritnya adalah Al Pacino dan Mike Ness, dan orang yang paling ia kagumi adalah William Shakespeare.[3] Ia juga merasa resah dan tidak nyaman apabila berada di dekat wanita yang telanjang atau berpenampilan terbuka.
Nama Ichigo, dalam bahasa Jepang memiliki 2 pengertian. Pertama, Nama Ichigo, apabila dipisah menjadi ichi dan go dan ditulis menggunakan huruf kanji, ichi (一) dan go (五), memiliki arti 1 dan 5 atau dengan kata lain, 15. Angka-angka tersebut merupakan angka-angka yang sering muncul dalam manga Bleach. Kedua, apabila nama Ichigo ditulis menggunakan huruf katakana (イチゴ), memiliki arti "buah arbei". Nama Ichigo sebenarnya merupakan nama anak perempuan di Jepang, dan waktu penjaga gerbang Jidanbō mencibir Ichigo tentang hal ini, Ichigo dengan bangganya menyatakan bahwa namanya ditulis dengan menggunakan huruf kanji ichi (一) yang berarti "satu" dan go (護) dari kata "pelindung". Ayah Ichigo pernah mengatakan bahwa nama Ichigo berarti "ia yang melindungi".
RIWAYAT
Ibu Ichigo, Masaki Kurosaki, mulai membawa Ichigo pergi ke sebuah dojo untuk belajar karate sejak Ichigo berusia 4 tahun. Disana, Ichigo bertemu dan bertarung dengan Tatsuki Arisawa, dimana pertama-tamanya, Ichigo kalah bertarung dengannya. Setiap kali ia kalah, Ichigo selalu mulai menangis, tetapi begitu ibunya datang dan menghiburnya, ia langsung berhenti menangis. Hal ini dikarenakan kedekatan Ichigo dengan ibunya yang amat mendalam. Menurut Tatsuki, Ichigo adalah anak bertubuh kurus yang kelihatan ceria, dan selalu tersenyum ketika bersama ibunya.
Sewaktu Ichigo berusia 9 tahun, hollow bernama Grand Fisher membunuh Masaki. Namun Ichigo tidak mengetahui sebab kematian ibunya ini sampai bagian tengah dari awal jalan cerita Bleach (sekitar volume ke-4 manga). Setelah kematian ibunya, Ichigo menjadi uring-uringan, dan terus-menerus berdiri di tepi sungai dimana ibunya terbunuh selama berhari-hari. Kematian Masaki mengubah segalanya dalam keluarga Kurosaki - Karin menjadi keras hati dan tidak cengeng, dan Yuzu mengambil-alih tugas rumah tangga. Sebelum mengetahui soal Grand Fisher, Ichigo selalu merasa bertanggungjawab atas kematian ibunya, dan menyalahkan dirinya karena berjalan terlalu dekat dengan tepi sungai sehingga ibunya harus menyelamatkan Ichigo dan pada akhirnya, mengorbankan dirinya. Bahkan setelah insiden inipun, kematian Masaki terus menyebabkan Ichigo merasa bersalah jikalau ia tidak mampu melindungi orang-orang yang dekat dengannya. Karena perasaan bersalah ini, Ichigo berjanji untuk mendapatkan kekuatan sehingga ia bisa melindungi orang-orang yang dicintainya.
Tiga tahun sebelum jalan cerita utama, Sora, kakak laki-laki dari Orihime Inoue meninggal di klinik Kurosaki karena luka-luka yang disebabkan dari kecelakaan mobil. Ichigo melihat Orihime menangis untuk kakaknya, walaupun ia belum mengetahui bahwa gadis kecil yang dilihatnya itu adalah Orihime sampai beberapa waktu sebelum jalan cerita utama.
Sewaktu di bangku SMP, Ichigo bertemu dengan Yasutora Sado, yang pada waktu itu bersekolah di SMP Mashiba. Yasutora menolong Ichigo pada saat ia terjebak dalam perkelahian. Ichigo memanggil Yasutora "Chad" karena pada kalung nama yang ia kenakan, tulisan yang tertera disana dapat dibaca "Sado" atau "Chado". Walaupun Yasutora mengoreksinya berulang kali, Ichigo tetap memanggilnya "Chad". Chad adalah seseorang yang sangat kuat secara fisik, namun ia pernah berjanji pada kakeknya sewaktu kecil bahwa demi kebaikannya, ia tidak akan berkelahi. Namun, karena selalu menolak ajakan berkelahi, ia malah jadi sering dipukuli. Setelah mengetahui hal ini, Ichigo bersepakat dengan Chad untuk bertarung dan berkorban untuk satu sama lain. Ichigo berjanji untuk bertarung demi orang-orang yang dicintai Chado, dan begitu pula sebaliknya, Chado berjanji untuk bertarung dan berkorban demi melindungi orang-orang yang dekat di hati Ichigo.
MULA-MULA
Pada awal seri Bleach, Ichigo melihat dan terlibat dalam konfrontasi dengan Rukia Kuchiki, seorang shinigami (dewa kematian), sewaktu ia masuk ke rumah Ichigo pada saat memburu sebuah hollow. Pada saat Rukia bertarung, Ichigo juga ingin melindungi keluarganya dari serangan hollow. Hal ini menyebabkan Rukia menjadi terluka karena ter-intervrensi oleh Ichigo dan akibatnya, Rukia harus memindahkan kekuatan spiritualnya kepada Ichigo supaya Ichigo bisa meneruskan pekerjaannya dan menyelamatkan keluarga Kurosaki. Pada saat Rukia memindahkan kekuatannya kepada Ichigo, Ichigo seharusnya hanya mengambil setengah dari kekuatan Rukia. Namun, Ichigo menyerap seluruh kekuatan Rukia. Kini, lengkap dengan kekuatan dan kemampuan penuh seorang shinigami, ditambah kekuatan spiritual Ichigo yang amat besar, Ichigo dengan mudahnya mengalahkan hollow tersebut dan setelah itu, Rukia pergi.
Keesokan harinya, Ichigo bertemu lagi dengan Rukia di sekolah. Namun kali ini, Rukia adalah seorang siswi pindahan dari sekolah lain. Ichigo kaget begitu melihat Rukia yang sekarang terlihat sebagai manusia biasa, dan bahkan bisa terlihat oleh teman-teman sekelasnya. Rukia memberi tahu Ichigo bahwa ia sedang menggunakan sebuah gigai, yaitu tubuh buatan / artifisial yang biasa digunakan para shinigami sewaktu mereka terpaksa harus tinggal di dunia manusia sementara memulihkan kekuatan mereka. Sementara Rukia memulihkan kekuatannya, ia memaksa Ichigo menggantikan pekerjaannya sebagai shinigami, yaitu bertarung melawan para hollow dan melakukanpenguburan arwah. Pada saat ini, Ichigo tidak bisa berubah menjadi shinigami sendiri, dan harus bergantung pada Rukia untuk mengubahnya menjadi shinigami. Hanya Rukia yang mampu mengubah Ichigo menjadi seorang shinigami, dengan cara memukul Ichigo menggunakan sarung tangan bersegel (berlambang) khusus.Rukia mampu mengeluarkan bagian shinigami dari tubuh Ichigo.
Tugas baru Ichigo ini ternyata menyebabkan pergolakan aktivitas di dunia manusia maupun di dunia arwah. Suatu waktu, hollow Grand Fisher, yang telah meloloskan diri dari perhatian para shinigami selama lebih dari 50 tahun, datang ke dunia manusia dan mencoba untuk memakan adik-adik Ichigo, yaitu Karin dan Yuzu. Pada saat inilah Ichigo mengetahui bahwa Grand Fisher-lah yang membunuh ibunya. Ichigo menginginkan balas dendam, namun Rukia melarang Ichigo untuk bertarung karena menurutnya, Grand Fisher terlampau kuat. Ichigo bersikeras, dan menyuruh Rukia untuk pergi melarikan diri bersama Kon dan membawa adik-adiknya. Mendengar perintah Ichigo ini, Rukia teringat akan pertarungan terakhir Kaien Shiba demi membela martabat. Walaupun enggan, Rukia menuruti perintah Ichigo. Ichigo berhasil melukai Grand Fisher, namun hollow itu berhasil melarikan diri. Ia mencoba untuk mengejarnya, tapi karena terlampau lelah, Ichigo pingsan di tangan Rukia.
Pada saat berduel dengan Uryu Ishida, seorang Quincy, segerombolan besar hollow termasuk sebuah Menos Grande berhasil masuk ke dunia manusia, tapi berhasil dikalahkan oleh Ichigo dan Ishida. Chad dan Orihime yang tadinya tidak memiliki kekuatan khusus, jadi memiliki kekuatan karena aktivitas ini. Mereka juga turut membantu membasmi hollow-hollow tersebut. Kemenangan Ichigo melawan Menos ini menarik perhatian Soul Society, membawa jalan cerita ke bagian yang baru. Sementara itu, setelah menyadari bahwa mereka saling menyelamatkan nyawa satu sama lainnya, Ishida dan Ichigo terpaksa harus mencoba untuk berteman sebagai shinigami dan Quincy, walaupun persahabatan ini tidak mudah bagi mereka.
No comments:
Post a Comment
* Silahkan berkomentar dengan SOPAN,SANTUN dan BIJAK tidak SPAM
* Jika anda tidak memiliki akun Google anda bisa gunakan Name/URL
* Mohon jangan menyisipkan Link Hidup!!!
* Dukung blog ini untuk menjadi blog yang di harapkan oleh pembaca
* Berilah komentar yang bersifat baik
*Blog ini DOFOLLOW & Baklink jadi banya banyak Komentar
<=============SALAM PERSAHABATAN =============>